Artikel

Cara Menghitung ROB Kapal: Rumus, Contoh, dan Rekonsiliasi

ROB kapal, singkatan dari Remain On Board, adalah jumlah BBM yang tersisa di tangki kapal pada satu waktu. Angka ini dipakai hampir setiap hari: nakhoda melaporkannya, kantor merencanakan pelayaran berdasarkan angka itu, dan bagian pengadaan butuh angka itu untuk memutuskan berapa bunker yang dipesan. Cara menghitung ROB kapal sebenarnya sederhana, tapi angka yang dihasilkan hanya sebaik data yang dimasukkan ke dalamnya.

Apa itu ROB kapal dan kenapa penting

Istilah ROB bisa dipakai untuk cairan apa pun yang dibawa kapal, misalnya oli atau air tawar, tapi dalam percakapan sehari-hari ROB hampir selalu berarti BBM atau solar. Angka ini biasanya muncul di noon report, laporan keberangkatan dan kedatangan, serta dokumen setiap bunkering.

ROB menjawab tiga pertanyaan praktis:

  • Apakah BBM di kapal cukup untuk pelayaran berikutnya, lengkap dengan cadangan untuk cuaca dan keterlambatan?
  • Berapa ruang tangki yang masih tersisa sebelum bunker berikutnya?
  • Apakah BBM yang terpakai cocok dengan yang seharusnya dibakar mesin?

Dua pertanyaan pertama soal perencanaan. Yang ketiga soal pengawasan, dan di situlah angka ROB yang asal-asalan paling sering bikin masalah.

Cara menghitung ROB kapal

Neraca BBM dasarnya sederhana. Untuk satu periode, entah sehari, satu pelayaran, atau sebulan:

ROB akhir = ROB awal + bunker yang diterima − konsumsi

Dalam praktiknya perlu satu komponen lagi, karena angka hasil hitung hampir tidak pernah persis sama dengan isi tangki:

ROB = ROB awal + bunker − konsumsi ± adjustment

Adjustment adalah koreksi yang dibuat setelah tangki di-sounding, dan setiap adjustment sebaiknya dicatat beserta alasannya.

Berikut contoh hitungannya. Angka di bawah ini hanya ilustrasi:

| Komponen | Liter (contoh) | |---|---| | ROB awal minggu | 40.000 | | Bunker yang diterima | 25.000 | | Konsumsi selama seminggu | 18.500 | | ROB hasil hitung di akhir minggu | 46.500 |

Kalau sounding di akhir minggu menunjukkan 46.100 liter, ada selisih 400 liter antara angka buku dan isi tangki. Selisih itu belum tentu masalah, tapi harus dijelaskan dulu sebelum dicatat sebagai adjustment.

ROB buku dan ROB hasil sounding

Di kebanyakan kapal sebenarnya ada dua angka ROB.

ROB buku adalah saldo hasil hitung di atas. Akurasinya bergantung pada angka yang masuk: saldo awal, jumlah bunker, dan konsumsi.

ROB hasil ukur berasal dari sounding tangki yang dikonversi ke volume memakai tabel tangki, lalu dikoreksi untuk trim, list, dan temperatur. Angka ini mencerminkan isi tangki secara fisik, tapi bergantung pada pembacaan yang teliti dan tangki yang sudah cukup tenang.

Membandingkan keduanya secara rutin itulah intinya. Selisih kecil yang stabil itu wajar. Selisih yang terus membesar ke satu arah adalah tanda yang perlu ditelusuri.

Kenapa kedua angka bisa selisih

Penyebabnya umumnya hal biasa, bukan hal dramatis:

  • Konsumsi diestimasi, bukan diukur. Jam jalan dikali konsumsi rata-rata tidak mengikuti beban mesin yang sebenarnya, jadi ROB buku langsung meleset begitu kapal bekerja lebih berat atau lebih ringan dari asumsi.
  • Angka bunker memakai angka supplier. Kalau yang ditambahkan ke buku adalah angka di nota pengiriman, bukan jumlah yang benar-benar masuk tangki, kekurangan kiriman ikut tersembunyi di ROB.
  • Volume dan temperatur. BBM memuai saat lebih panas. Mencampur volume yang diukur di temperatur berbeda tanpa dikoreksi ke acuan yang sama akan menimbulkan selisih yang sebenarnya bukan kehilangan.
  • Kondisi saat sounding. Trim, list, gerakan kapal, dan pembacaan yang terburu-buru semuanya memengaruhi hasil.
  • Pergerakan BBM yang tidak tercatat. Transfer antartangki, drain, sludge, kebocoran, dan BBM yang keluar dari kapal tanpa catatan semuanya muncul sebagai selisih yang tidak bisa dijelaskan.

Supaya catatan ROB bisa dipegang

Beberapa kebiasaan membuat ROB jauh lebih berguna:

  • Catat di jam yang sama setiap hari, dengan satuan dan temperatur acuan yang sama.
  • Pisahkan jumlah bunker yang diterima dari angka supplier.
  • Pisahkan konsumsi terukur dan estimasi, supaya jelas bagian mana dari saldo yang solid.
  • Catat setiap adjustment beserta alasan, siapa yang mencatat, dan kapan.
  • Perhatikan tren adjustment, bukan cuma angka terakhir.

Monitoring ROB kapal di MANTRAZ

MANTRAZ menjaga saldo BBM berjalan untuk setiap kapal dengan rumus yang sama: saldo awal, ditambah setiap bunker, dikurangi yang dibakar mesin, dengan adjustment supaya saldo cocok dengan isi tangki. Saldo ini tercatat harian, mingguan, atau bulanan, jadi Anda bisa melihat bagaimana setiap angka terbentuk.

Sisi konsumsinya berasal dari mesin. BBM mesin utama diukur flowmeter di jalur masuk dan balik, sedangkan mesin bantu umumnya diestimasi dari jam jalan, dan laporan memisahkan BBM terukur dan estimasi. Bunker juga diukur saat berlangsung, lengkap dengan flow rate, densitas, temperatur, massa, dan volume. Hasilnya, angka ROB yang bisa dipakai untuk merencanakan pelayaran atau memesan bunker berikutnya.

Untuk melihat saldo ROB berjalan pada data yang mirip dengan kapal Anda, minta demo MANTRAZ.