Sistem Monitoring Kapal untuk Armada Indonesia

Kapal Anda sudah menghasilkan data.MANTRAZ mengubahnya menjadi pemahaman operasional.

Setiap mesin, jalur bahan bakar, tangki, sensor navigasi, dan sistem di kapal menyimpan sebagian cerita kapal Anda. MANTRAZ menyatukan sinyal-sinyal itu sehingga tim operasi dan manajemen dapat melihat apa yang terjadi, memahami konteksnya, dan bertindak dengan informasi yang lebih baik.

Dari data kapal menuju intelijen maritim.

Mesin · Bahan Bakar · Posisi · Tangki · Cuaca · Konektivitas

Jelajahi MANTRAZ

Sinyal→satu platform→pemahaman operasional

01 · Kesenjangan visibilitas

Datanya mungkin sudah ada.Gambaran utuhnya sering kali belum.

Informasi kapal bisa tetap tersebar di berbagai alat ukur, pengendali mesin, layar lokal, lembar catatan, dan sistem yang terpisah-pisah. Tantangannya bukan selalu mengumpulkan lebih banyak data, melainkan membuat data yang sudah ada menjadi terlihat, terhubung, dan mudah dipahami.

Data yang terputus-putus membuat pemahaman jadi terlambat.

Informasi kapal mana yang masih bergantung pada seseorang menelepon kapal, mengecek layar lokal, atau menyusun spreadsheet?

Satu kapal6 sumber dataSinyal tercecerInterpretasi manualPemahaman yang terlambat

Setiap pembacaan tetap berada di tempat ia diukur: sebuah pengukur, sebuah pengontrol, sebuah layar lokal.

Yang dilihat manajemen

“Kemarin BBM-nya tinggi.”

Dilaporkan manual · keesokan harinya

Konteks yang bisa menjelaskan

RPMKecepatanVoyageCuacaKondisi mesin

Masalahnya bukan selalu data yang hilang. Yang hilang adalah visibilitas dan konteks.

IlustratifKapal pada umumnya, saat ini

02 · Discovery

Kami tidak memulai dari produk.Kami memulai dari armada Anda.

Setiap armada itu berbeda. Mesin, sistem bahan bakar, penataan tangki, sensor yang tersedia, jalur komunikasi, kebutuhan pelaporan, dan area operasi, semuanya membentuk solusi yang tepat. Langkah pertama adalah mengenali apa yang paling penting bagi operasi Anda.

Jelajahi kebutuhan armada Anda
Discovery ArmadaSebelum produk apa punPertanyaan 1 / 5
  1. 01

    Apa yang perlu Anda lihat?

    Kondisi kapal, mesin, BBM, tangki, atau lingkungan saat ini.

  2. 02

    Apa yang harus diukur?

    Parameter yang memengaruhi keputusan operasional.

  3. 03

    Kondisi apa yang perlu diperhatikan?

    Kejadian, ambang batas, atau pengecualian yang tidak boleh menunggu pelaporan manual.

  4. 04

    Apa yang perlu dijelaskan?

    Pemakaian BBM, perilaku mesin, kinerja voyage, atau perubahan inventori.

  5. 05

    Apa yang harus terhubung ke sistem yang sudah ada?

    Aplikasi armada, command center, ERP, atau platform internal.

DiscoveryPertanyaan dulu. Konfigurasi kemudian.

Visibilitas dimulai dengan menghubungkan sinyal yang tepat.Pertama, buat kapal terlihat.

03 · MANTRAZ

Platform. Solusi. Engineering.Satu strategi kapal yang terhubung.

MANTRAZ lebih dari sekadar dashboard monitoring dan lebih dari instrumentasi di kapal. MANTRAZ menggabungkan platform digital bersama, solusi monitoring maritim, dan kapabilitas engineering untuk membuat data kapal bisa dipakai dalam operasi nyata.

Platformnya bisa sama. Implementasinya dibentuk oleh kapal.

MANTRAZ

01

Platform

Data · Konteks · Analitik · Peringatan · Pelaporan · API

Membuat data bisa digunakan.

02

Solusi

FMS · EMS · BMS · TMS · Cuaca · HLA · IoT Kustom

Memberi data tujuan operasional.

03

Engineering

Survei · Desain · Instalasi · FAT · SAT · Commissioning · Dukungan

Membuat sistem bekerja di kapal yang sesungguhnya.

Tiga bagian · satu sistem

04 · Kapal digital

Pembacaan sensor hanyalah permulaan.

Sistem monitoring yang berguna harus melakukan lebih dari sekadar mengumpulkan sinyal. MANTRAZ menghubungkan instrumentasi lapangan, pengumpulan data di kapal, komunikasi, konteks operasional, analitik, pelaporan, dan integrasi menjadi satu alur informasi yang berkesinambungan.

Data menjadi bernilai ketika sistem memahami arti dari angka tersebut.

Satu pembacaanTB Nusa Aruna · ME PortLangkah 1 / 6Data ilustratif
  1. 01DeteksiMesin · BBM · Tangki · GPS · Cuaca
  2. 02HubungkanGateway · Seluler · Satelit
  3. 03KonteksKapal · Mesin · Port/Stbd · Voyage · Waktu
  4. 04AnalisisTren · Aturan · Ringkasan
  5. 05InformasikanDashboard · Peringatan · Laporan · Seluler
  6. 06IntegrasikanAPI · Command Center · Aplikasi Internal

01 · DeteksiMengukur apa yang sedang terjadi secara fisik.

Aliran BBM26.8L/h

Sinyal mentahSebuah angka, tanpa pemilik, waktu, atau lokasi.

02 · HubungkanMemindahkan data dari kapal ke platform.

GatewaySeluler / SatelitPlatform26.8

Dalam perjalananDikumpulkan di kapal, dikirim saat koneksi tersedia.

03 · KonteksMemberi makna pada setiap pembacaan.

Aliran BBM26.8L/h

TB Nusa ArunaME PORTVoyage 02414:35

04 · AnalisisMengubah pembacaan menjadi tren, aturan, dan ringkasan.

Tren 24 jam · rata-rata voyage 27.1 L/hAturan: dalam rentang

05 · InformasikanMenyampaikan hasil ke pengguna yang tepat.

Laporan harian · TB Nusa Aruna
ME Port · rata-rata konsumsi bersih26.8 L/hVoyage 024

DashboardPeringatanLaporanSeluler

06 · IntegrasikanMembuat data tersedia untuk sistem lain.

{ "vessel": "TB Nusa Aruna", "engine": "ME_PORT", 
  "fuel_flow_lph": 26.8, "voyage": "024", 
  "ts": "14:35" }

APICommand CenterAplikasi Internal

05 · Visibilitas armada

Pertama, ketahui posisi armada,dan apakah datanya masih hidup.

Posisi hanyalah satu bagian dari kesadaran armada. Kecepatan, haluan, waktu data terakhir, konektivitas, dan status perangkat membantu membedakan kapal yang sedang bergerak dari koneksi digital yang sehat.

Visibilitas armada harus menunjukkan posisi kapal sekaligus kesehatan datanya.

Seberapa cepat tim Anda saat ini bisa membedakan masalah di kapal dari masalah komunikasi?

Status armada8 kapalLive
TB Nusa ArunaPosisi diterimaONLINE1 menit lalu
TB Segara WiraPosisi diterimaNO GPS4 menit lalu
LCT Tirta BaktiPosisi diterimaNO SENSOR2 menit lalu
MV Kencana TimurPosisi diterimaOFFLINE47 menit lalu
MT Bahari JayaPosisi diterimaONLINE1 menit lalu
Online
Data kapal dan perangkat terbaru sedang diterima.
No GPS
Komunikasi tersedia, tetapi data posisi tidak terkini.
No sensor
Gateway dapat dijangkau, tetapi sinyal perangkat yang diharapkan tidak ada.
Offline
Tidak ada komunikasi terbaru dari kapal.

TB Nusa Aruna · Java Sea

Kecepatan
7.8kn
Haluan
084°
ME RPM
1,080
Data terakhir
14:35:02

Kapal yang bergerak dan koneksi data yang sehat adalah dua fakta yang berbeda. Keduanya harus terlihat.

Armada simulasiPosisi tiap 60 s

Visibilitas hanyalah permulaan.Sekarang, pahami operasinya.

06A · Pengukuran bahan bakar

Sebelum bahan bakar bisa dianalisis,bahan bakar harus diukur dengan benar.

MANTRAZ mengukur pergerakan bahan bakar pada sistem bahan bakar mesin dan mengubahnya menjadi catatan konsumsi yang bisa ditelusuri. Susunan pengukurannya dipilih sesuai sistem bahan bakar kapal, konfigurasi mesin, dan hasil survei engineering.

Aliran suplai − Aliran balik = Konsumsi bahan bakar bersih

TB Nusa ArunaME Port · sistem BBMContoh: susunan pengukuran IN / OUTLive
TANGKI HARIANSUPLAI →← RETURFMFM128.4 L/h101.0 L/hME PORTMESIN UTAMANET 27.4 L/h

01 · Bagaimana BBM sampai ke mesin

Pompa mengirim lebih banyak BBM daripada yang dibakar mesin.

Kelebihannya kembali ke tangki. Satu pembacaan pada satu jalur saja tidak bisa menunjukkan berapa yang sebenarnya dipakai mesin.

02 · Apa yang diukur

Aliran suplai Terukur128.4 L/h
Aliran retur Terukur101.0 L/h

Setiap flowmeter membaca aliran pada titiknya sendiri di jalur tersebut.

03 · Bagaimana konsumsi diperoleh

Aliran suplai128.4 L/h
−Aliran retur101.0 L/h
=Konsumsi BBM bersih27.4 L/h

27.4 L/h adalah yang dipakai mesin ini, bukan yang melewati satu meteran.

04 · Konsumsi milik siapa

ME Port27.4 L/hTerukur
ME Stbd26.9 L/hTerukur
AE 1≈ 6.2 L/hEstimasi
AE 20.0 L/hTidak beroperasi

Setiap nilai adalah milik satu mesin. Jika sebuah mesin tidak memiliki flowmeter, BBM-nya diestimasi dari jam operasi dan diberi label sebagai estimasi.

05 · Apa yang dicatat · ME Port

Konsumsi bersih
27.4L/h
Terpakai hari ini
438.6L
Suhu BBM
42.1°C
Densitas
0.842kg/L

Catatan konsumsi yang dapat ditelusuri per mesin, siap untuk konteks, voyage, dan laporan.

Susunan lain, seperti satu flowmeter dengan reservoir, dipilih berdasarkan survei teknis.Data ilustratif

06B · Intelijen bahan bakar

Mengetahui berapa banyak bahan bakar yang terpakaihanyalah pertanyaan pertama.

Pertanyaan berikutnya adalah kapan, oleh mesin yang mana, dan dalam kondisi seperti apa.

MANTRAZ menempatkan konsumsi bahan bakar berdampingan dengan operasi mesin, kecepatan kapal, posisi, voyage, dan kondisi lingkungan, sehingga angka konsumsi yang sama bisa dipahami dalam konteks operasionalnya.

Bahan bakar menunjukkan berapa banyak. Konteks membantu menjelaskan mengapa.

Apakah Anda hanya perlu tahu konsumsinya, atau perlu memahami efisiensinya?

TB Nusa ArunaMesin utama · Port14:35 · Live
Konsumsi bersih Terukur
27.4L/h
Putaran mesin1,080 RPMMesin
Kecepatan kapal7.8 knKapal
Kondisi lautGelombang haluan Lingkungan
Konsumsi bersih+Putaran mesin+Kecepatan kapal+Lingkungan=Konteks operasional

27.4 L/h adalah angka terukur. Sendirian, angka ini tidak bisa menunjukkan apakah itu efisien.

BBM memberi tahu Anda berapa banyak. Konteks membantu menjelaskan mengapa.

ME Port · terukurSuplai − returData ilustratif

07 · Intelijen mesin

Menyala menunjukkan mesin sedang bekerja.Kondisi menunjukkan bagaimana mesin bekerja.

MANTRAZ EMS dapat menggabungkan operasi mesin dengan data kondisi dari sensor di kapal atau pengendali mesin, memperluas cakupan dari RPM dan jam operasi hingga suhu, tekanan, gas buang, pengisian, dan sinyal lain yang tersedia.

Operasi + Kondisi + Riwayat

Parameter yang tersedia bergantung pada mesin, pengendali yang ada, ketersediaan sensor, dan cakupan engineering.

TB Nusa ArunaMesin utama · Port14:52 · Live
Operasi+Kondisi+Riwayat

Bagaimana mesin ini digunakan?

Bagaimana perilaku mesin saat beroperasi?

Bagaimana kondisinya berubah seiring waktu?

RPM1234
Putaran mesin
1,120RPM
Jam operasi
8h 42m
Mode operasi
Jelajah
Rentang beban
Normal
1Air pendingin
82°C
ECU / sensor · bila didukung
2Suhu oli pelumas
76°C
ECU / sensor · bila didukung
3Tekanan oli pelumas
4.8bar
Sensor · bila didukung
4Suhu gas buang
384°C
Sensor · bila didukung
1Air pendingin82 °C
2Suhu oli pelumas76 °C
3Tekanan oli pelumas4.8 bar
4Suhu gas buang384 °C

−24 hSekarang

Data operasi menunjukkan bagaimana mesin digunakan. Belum menunjukkan bagaimana mesin menghadapinya.

Suhu dan tekanan menunjukkan bagaimana mesin berperilaku di bawah beban tersebut.

Bukan hanya bahwa mesin berjalan, tetapi bagaimana kondisinya berubah selagi berjalan.

Bervariasi sesuai mesin & cakupan sensorData ilustratif

08 · Intelijen lintas sistem

Satu sensor memberi satu fakta.Hubungan antar data memberi makna.

Monitoring bahan bakar (FMS) dan monitoring mesin (EMS) masing-masing melaporkan datanya dengan benar. Saat ditinjau bersama kecepatan kapal dan kondisi laut, keduanya membantu membedakan perilaku operasional yang normal dari situasi yang butuh perhatian lebih.

MANTRAZ menyediakan konteks untuk penalaran operasional.

TB Nusa ArunaJava Sea15:10 · Live

Kapal yang sama · momen yang samaEmpat sistem, empat kumpulan fakta yang terpisah

Skenario AKonsumsi meningkat. Apa lagi yang berubah?

Skenario BKondisi mesin berubah pada putaran mesin yang serupa

FMSPemantauan BBM

Konsumsi bersih27.4L/hSuplai − retur · terukur

EMSPemantauan mesin

Putaran mesin1,120RPM
Suhu pendingin82°C
Tekanan oli4.8bar

KAPALNavigasi

Kecepatan7.8kn5°54′ S · 109°24′ E

LINGKUNGANSumber cuaca

Kondisi lautGelombang haluanNE 18–22 kn · 1.5–2.0 m
= Konteks operasional= Konteks operasional= Kondisi mesin

Setiap pembacaan benar dengan sendirinya. Tidak ada yang menjelaskan yang lain.

Konsumsi yang lebih tinggi mungkin memiliki penjelasan operasional.

Kondisi ini layak mendapat perhatian dan evaluasi teknis lebih lanjut.

Logika ilustratif — bukan diagnosis kerusakan otomatis.Data ilustratif

09 · Akuntabilitas bahan bakar

Bahan bakar seharusnya meninggalkan jejak digital.

Manajemen bahan bakar jadi lebih berguna ketika transaksi bunkering, inventori di kapal, konsumsi mesin, dan penyesuaian bisa ditelusuri sebagai satu catatan yang berkesinambungan, bukan angka-angka yang terpisah.

Transaksi + Inventori + Konsumsi = Akuntabilitas bahan bakar

Apakah proses Anda saat ini bisa menjelaskan bukan cuma berapa banyak bahan bakar di kapal, tapi juga bagaimana saldo itu terbentuk?

TB Nusa ArunaBuku besar bahan bakar · SepTanjung Priok
Stok awalPenutupan buku sebelumnya · 01 Sep18.60KL
+Bunker diterimaKejadian bunker #024 · 14 Sep72.05KL
−Bahan bakar terpakaiDari pengukuran bahan bakar mesin · 01–30 Sep24.68KL
±PenyesuaianRekonsiliasi tangki · 30 Sep−0.17KL
=Remain On BoardSaldo buku · 30 Sep 18:0065.80KL

Setiap saldo dimulai dari stok awal yang diketahui.

Pemantauan bunkerMengukur dan mencatat transfer bahan bakar masuk sebagai kejadian operasional yang terdefinisi.

Kejadian bunker #02414 Sep · 06:10–09:45
Target72.00Pesanan
Flowmeter72.40Terukur
Tangki / Sounding71.80Tangki
Penyesuaian −0.35 KL→Tercatat akhir 72.05 KL
Konsumsi · 01–30 SepDari FMS
Mesin utama Terukur
22.58KL
Mesin bantu Estimasi
2.10KL

Konsumsi dari pengukuran bahan bakar mesin mengurangi saldo, jam demi jam.

Pemantauan tangkiMemberikan pandangan independen atas inventaris fisik ketika pengukuran tangki yang diperlukan tersedia.

Buku sebelum penyesuaian65.97 KL
vs
Sounding tangki65.80 KL

Selisih tercatat sebagai penyesuaian · −0.17 KL

Remain on boardMenjelaskan bagaimana saldo saat ini terbentuk dari stok awal, bunker, konsumsi, dan penyesuaian.

Transaksi+Inventaris+Konsumsi=Akuntabilitas bahan bakar
Semua volume dalam KLData ilustratif

10 · Intelijen voyage

Performa kapal harus dibacadalam konteks voyage-nya.

Jarak, durasi, kecepatan, operasi mesin, konsumsi bahan bakar, angin, gelombang, dan kondisi laut bisa ditinjau bersama, sehingga voyage dinilai sesuai kondisi saat voyage itu benar-benar terjadi.

Performa harus dimaknai bersama kondisi operasinya.

Ketika dua voyage berbeda, apakah pelaporan Anda saat ini bisa menjelaskan apa yang berubah di sekitar kapal?

TB Nusa ArunaTanjung Priok → SemarangSep
Pelayaran A03–04 Sep · berangkat 06:00
Pelayaran B17–18 Sep · berangkat 06:00

Kapal yang sama, rute yang sama. Dua pelayaran, dua hasil yang berbeda.

ABΔ B−A
Jarak182 NM179 NM−3
Durasi24.1 h25.0 h+0.9
Kecepatan rata-rata7.6 kn7.2 kn−0.4
Bahan bakar terpakaiME + AE1,470 L1,565 L+95 +6.5%
Bahan bakar per jarakTurunan8.1 L/NM8.7 L/NM+0.6
Kondisi lautSedang Laut haluan —

Cuaca · sumber eksternalA · Angin 8–10 kn, gelombang 0.5–1.0 mB · Angin timur laut 18–22 kn, gelombang 1.5–2.0 m, berlawanan arah haluan

Pelayaran B menggunakan 95 L bahan bakar lebih banyak untuk jarak yang sedikit lebih pendek: 8.7 berbanding 8.1 L/NM.

Penggunaan bahan bakar yang lebih tinggi tidak selalu berarti efisiensi yang lebih rendah.

Cuaca dan kondisi laut dapat mengubah upaya yang dibutuhkan untuk mencapai hasil operasional yang sama.

ME terukurAE estimasiData ilustratif

Tidak semua angka butuh perhatian.Sebagian kondisi memang butuh.

11 · Kejadian & peringatan

Manajemen tidak perlu memantau setiap angka.Yang perlu diketahui adalah apa yang membutuhkan perhatian.

Aturan yang dipilih dapat mengevaluasi data yang masuk dan membuat kejadian ketika kondisi yang dikonfigurasi membutuhkan perhatian. Setiap kejadian membawa aset, parameter, tingkat keparahan, waktu, pemulihan, dan durasi yang diperlukan untuk tindak lanjut.

Kondisi normal tetap senyap. Pengecualian menjadi terlihat.

Kejadian apa saja yang saat ini baru diketahui setelah dilaporkan oleh kru?

KejadianArmada · 8 kapalLive
Kejadian aktif
0
Semua kapal berada dalam aturan yang dikonfigurasi8 kapal · tidak perlu tindakan
Kritis
Alarm level tinggiMT Bahari JayaTangki bahan bakar 02 · level 96 %
Aktif
Peringatan
Perangkat offlineMV Kencana TimurGateway · data terakhir 22:58
Aktif
Peringatan
Suhu pendingin di atas ambang batas yang dikonfigurasiTB Mahakam RayaME Port · cairan pendingin 92.4 °C
AktifPulih
Mulai 21:05Pulih 21:47Durasi 00:42

Sekarang

Kejadian aktif1 kritis1 peringatanTindak lanjuti saat kejadian berlangsung

Sepanjang waktu

Riwayat kejadian14 kejadian · 30 hari terakhir · untuk ditinjau

Satu pengecualian muncul. Tujuh kapal lainnya tetap tenang.

Tingkat keparahan menentukan urutan perhatian. Kritis didahulukan.

Kejadian ilustratifAturan dikonfigurasi per kapal

12 · Kepercayaan data

Dashboard hanya bergunaketika angkanya bisa dipertanggungjawabkan.

Informasi manajemen harus tetap jelas mana yang diukur, mana yang diestimasi, data mana yang tidak tersedia, dan seberapa baru pembacaannya. Nilai ringkasan harus tetap bisa ditelusuri ke data sumbernya.

Bukan cuma terlihat. Bisa dipertanggungjawabkan.

Kepercayaan dataTB Nusa Aruna4 prinsip
  1. 01Terukur
  2. 02N/A ≠ 0
  3. 03Kesegaran
  4. 04Ketertelusuran

Terukur vs estimasi · bahan bakar hari ini

Nilai terukur berasal dari perangkat pengukuran yang terpasang. Nilai estimasi diturunkan dari metode perhitungan yang dikonfigurasi dan tetap diidentifikasi secara eksplisit.

ME Port · Konsumsi bahan bakar hari iniTerukur438.6L

Flowmeter suplai − kembali · 00:00–14:35

AE 1 · Konsumsi bahan bakar hari iniEstimasi≈ 62.4L

Jam operasi × konsumsi nominal · 10 h 04 min × 6.2 L/h

Jika AE 1 memiliki flowmeter sendiri, nilainya menjadi Terukur

Keduanya berguna. Keduanya tidak boleh terlihat sama.

N/A vs nol

Tidak ada sensor terpasang bukan berarti sama dengan sensor yang membaca nol.

AE 2 · Aliran bahan bakarN/ATidak ada flowmeter terpasangTidak ada yang diukur di sini. Nilainya tidak diketahui.
ME Stbd · Konsumsi bersih0.0L/hFlowmeter membaca 0Flowmeter online. Mesin berhenti saat berlabuh jangkar · 21 Sep.

Tampilkan sensor yang tidak ada sebagai nol, dan setiap total serta rata-rata yang memuatnya akan diam-diam keliru.

Kesegaran data

Stempel waktu terbaru menunjukkan seberapa terkini informasi tersebut.

Data terakhir
14:32:01
Sekarang
14:32:13
Usia data
12 s
Putaran mesin1,080 RPMTerkini
Konsumsi bersih27.4 L/hTerkini
Level tangki 0268 %Kedaluwarsa · 1 h 26 min

Angka yang presisi dengan stempel waktu lama tetaplah angka lama.

Ketertelusuran

Satu angka, ditelusuri dari laporan kembali ke pembacaan aslinya.

LaporanLaporan bahan bakar · 24 Sep · ME Port642.6 L
Ringkasan24 ringkasan per jamΣ 642.6 L
Data mentah1,440 rekaman · interval 1 menitΣ 642.6 L
PengukuranFlowmeter suplai − kembali27.4 L/h terbaru

Setiap angka dalam laporan dapat ditelusuri kembali ke pembacaan di baliknya.

Data ilustratifPenanda kualitas menyertai setiap angka

13 · Analitik

Data live menunjukkan apa yang sedang terjadi.Riwayat menunjukkan apa yang sedang berubah.

Catatan historis mengubah pembacaan individual menjadi tren, pola operasi, ringkasan voyage, perbandingan armada, dan laporan manajemen: dari satu pembacaan tunggal hingga konsumsi hari ini, bahan bakar per mil laut, tren bulanan, dan perbandingan antar periode.

Riwayat bukan cuma arsip. Riwayat adalah fondasi untuk belajar.

TB Nusa ArunaME Port · liveME Port · hari iniKapal · Pelayaran AKapal · SepKapal · Agu vs Sep14:35

Apa yang sedang terjadi sekarang?

Konsumsi bersih Terukur
27.4L/h
Live

Suplai 128.4 − kembali 101.0 L/h

Satu pembacaan menggambarkan satu momen pada satu mesin.

Berapa banyak yang terpakai hari ini?

Total konsumsi Terukur
438.6L
00:00–14:35
Area = 438.6 LL/h
00:0006:0012:0014:35

Terakumulasi seiring waktu, laju berubah menjadi total.

Berapa yang dipakai pelayaran per mil laut?

Pelayaran ATanjung Priok → Semarang · 03–04 Sep

Bahan bakar pelayaran ME + AE1,470 L
÷Jarak jejak posisi kapal182 NM
=Bahan bakar per jarak Turunan8.1 L/NM

24.1 h · rata-rata 7.6 kn

L/NM baru ada setelah bahan bakar dikaitkan dengan pelayaran dan jarak yang ditempuhnya.

Seperti apa satu bulan itu?

Bahan bakar ME Terukur
22,580L
Jam operasi
412h
Jarak
3,130NM
Bahan bakar ME per jarak
7.2L/NM
Turunan22,580 L ÷ 3,130 NM
Konsumsi ME per hari · Port + Stbd
1 Sep15 Sep30 Sep

Bahan bakar AE 2,100 L · estimasi, dipisahkan

Tiga puluh hari pembacaan menjadi angka yang ditinjau manajer.

Periode AAgu · 30 hariPeriode BSep · 30 hariΔ
Jarak 3,0503,130+80NM
Kecepatan rata-rata 7.37.6+0.3kn
Bahan bakar ME 22,32022,580+260L
Jam operasi 418412−6h
Putaran mesin rata-rata 1,0651,080+15RPM
Bahan bakar ME per jarak Turunan7.37.2−0.1L/NM
  1. DeskriptifApa yang terjadi?
  2. Konteks diagnostikApa yang terjadi pada saat yang sama?
  3. Analitik lanjutanPola apa yang layak diperhatikan?

Data historis dapat menjadi dasar untuk analitik diagnostik dan analitik prediktif di masa depan bila model dan validasi yang sesuai tersedia.

ME · terukurAE · estimasiData ilustratif

Platformnya bisa sama.Kapalnya tidak pernah generik.

14 · Konektivitas

Kapal yang terhubung juga harusdirancang untuk kondisi terputus.

Kapal bergerak melewati lingkungan komunikasi yang berubah-ubah. Arsitekturnya bisa menggabungkan pengumpulan data di kapal, visibilitas lokal, seluler, konektivitas satelit, dan buffering data sesuai area operasi dan tingkat kepentingan datanya.

Konektivitas harus mengikuti lingkungan operasi, bukan sebaliknya.

Di mana armada Anda beroperasi, dan data mana yang harus tetap tersedia ketika koneksinya berubah?

15 · Engineering

Setiap kapal itu berbeda.Instrumentasinya harus mencerminkan hal itu.

Jenis mesin, susunan aliran balik bahan bakar, geometri tangki, ketersediaan pengendali, antarmuka sensor, persyaratan area berbahaya, daya listrik di kapal, dan kondisi jaringan, semuanya memengaruhi implementasi akhir.

Kualitas pengukuran dimulai sebelum data sampai ke cloud.

Satu platformTiga kapal · tiga konfigurasiKonfigurasi ilustratif
MANTRAZ platformModel data yang sama · Dashboard yang sama · Laporan & peringatan yang samaStandar
Kapal AKapal tunda
Mesin
Twin ME
Bahan bakar
Flowmeter IN / OUT
Data mesin
ECU eksisting
Kapal BKapal suplai
Mesin
Twin ME
Bahan bakar
Single FM + reservoir
Data mesin
Sensor analog
Kapal CTanker kecil
Mesin
Single ME
Data mesin
PLC eksisting
Tangki
Pemantauan tangki

Titik pengukuran · Platform tetap sama. Instrumentasi menyesuaikan kapal.

  1. 01Survei

    Memahami kondisi kapal yang sebenarnya.

  2. 02Engineering

    Menentukan instrumentasi, panel, interface, dan metode instalasi yang tepat.

  3. 03Perakitan & FAT

    Membangun dan memverifikasi sistem sebelum mobilisasi.

  4. 04Instalasi

    Mengintegrasikan sistem di kapal.

  5. 05Commissioning & SAT

    Memvalidasi pengukuran, komunikasi, data aplikasi, dan perilaku operasional.

  6. 06Pelatihan & dukungan

    Mempersiapkan pengguna dan memelihara sistem setelah serah terima.

Custom bukan berarti non-standar. Platform dan metode engineering tetap sama; instrumentasi menyesuaikan kapal.

Platform standar.Metode engineering terstruktur.Instrumentasi spesifik per kapal.

16 · Roadmap implementasi

Anda tidak perlu mendigitalkan semuanya sekaligus.

Implementasi bertahap bisa dimulai dari informasi yang memberikan nilai operasional tertinggi, lalu diperluas seiring semakin jelasnya kualitas data, adopsi pengguna, dan prioritas integrasi.

Mulai dari titik kesenjangan visibilitas yang paling bernilai. Perluas ketika data dan penggunanya sudah siap.

Roadmap implementasiBertahap · kumulatifLapisan yang sudah berjalan 1 / 4
1

Fase 1

Visibilitas

Membuat kondisi penting terlihat.

  • Posisi
  • RPM
  • Jam mesin
  • Bahan bakar
  • Kesehatan mesin terpilih
Fase 1 · Visibilitas · nanti
2

Fase 2

Akuntabilitas

Membuat informasi dapat ditelusuri.

  • Laporan
  • Datalog
  • Kejadian bunker
  • ROB
  • Riwayat peringatan
  • Kualitas data
Fase 2 · Akuntabilitas · nanti
3

Fase 3

Intelijen operasional

Menghubungkan informasi ke dalam konteks.

  • Korelasi
  • Analisis pelayaran
  • Baseline
  • Tren kondisi mesin
  • Analisis pengecualian
Fase 3 · Intelijen operasional · nanti
4

Fase 4

Integrasi & skala

Menghubungkan MANTRAZ ke organisasi yang lebih luas.

  • API
  • Command center
  • Aplikasi internal
  • Standardisasi seluruh armada
Fase 4 · Integrasi & skala · nanti
Fase ilustratifSetiap fase mempertahankan apa yang sudah ada sebelumnya.Cakupan dan kecepatan disepakati per armada

Mulai dari kapal.Bangun apa yang benar-benar dibutuhkan operasi.

17 · Armada Anda

Sistem digital yang tepat dimulaidengan memahami kapal.

Sebelum menentukan konfigurasi akhir MANTRAZ, kami memetakan armada, mesin, sistem bahan bakar, tangki, sinyal yang tersedia, lingkungan komunikasi, kebutuhan pelaporan, dan persyaratan integrasi.

Fleet discoveryTujuh area yang kami petakan bersama AndaPeta discovery
01

Armada

  • Jumlah kapal
  • Jenis kapal
  • Kapal pilot
✓ Dalam eksplorasi Anda
02

Mesin

  • Merek / model
  • ECU / controller
  • Parameter kesehatan yang tersedia
✓ Dalam eksplorasi Anda
03

Bahan bakar

  • Suplai / kembali
  • Flowmeter eksisting
  • Proses bunkering
✓ Dalam eksplorasi Anda
04

Tangki

  • Jenis tangki
  • Geometri
  • Pengukuran level eksisting
✓ Dalam eksplorasi Anda
05

Konektivitas

  • Area operasi
  • Seluler
  • Starlink / VSAT / satelit
✓ Dalam eksplorasi Anda
06

Pelaporan

  • Laporan operasional
  • Laporan manajemen
  • Notifikasi
✓ Dalam eksplorasi Anda
07

Integrasi

  • ERP
  • Command center
  • Sistem armada
  • API
✓ Dalam eksplorasi Anda

Jawaban di tujuh area ini membentuk konfigurasi MANTRAZ akhir untuk armada Anda.

  1. 01Fleet discoveryMulai di sini
  2. 02Survei teknis
  3. 03Pemetaan kebutuhan
  4. 04Arsitektur solusi
  5. 05Rencana implementasi bertahap
  6. 06Proposal teknis & komersial

Proposal datang terakhir, setelah kapal dan operasinya dipahami.

Belum ada yang ditandai. Gunakan Relevan untuk armada kami di bab-bab sebelumnya, atau tambahkan topik di bawah. Ini membantu kami memulai percakapan dari armada Anda.

Tambah topik

Jelajahi MANTRAZ untuk armada Anda

Topik yang Anda tandai disertakan dalam pesan, sehingga percakapan pertama dimulai dari armada Anda.

MANTRAZ bukan tentang mengumpulkan lebih banyak data dari kapal. Ini tentang membuat data kapal yang tepat terlihat, dipahami, dan berguna untuk operasi dan manajemen.

Ringkasan

Kesenjangan

Lihat

Pahami

Bertindak & Percaya

Bangun

O · ←→↑↓ · Enter · Esc

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama instalasi MANTRAZ?

Instalasi biasanya memakan waktu 7–20 hari, tergantung ukuran armada dan jumlah mesin per kapal.

Apa saja yang dipasang di kapal?

Sensor di mesin dan tangki, gateway di kapal, dan koneksi satelit atau seluler ke dashboard Anda.

Jenis kapal apa saja yang bisa dipasang?

MANTRAZ sudah terpasang di kapal TB (tugboat), LCT, MV, dan AHTS, dan cocok juga untuk jenis kapal lain.

Apakah MANTRAZ butuh internet terus-menerus?

Tidak. Kapal di luar jangkauan seluler beralih ke mode satelit, yang tetap mengirim posisi GPS, RPM mesin, dan data mesin bantu; pembacaan flowmeter BBM, temperatur, dan power meter kembali normal begitu kapal masuk jangkauan seluler atau Starlink.

Data mana yang terukur dan mana yang estimasi?

BBM mesin utama diukur flowmeter di jalur masuk dan balik. BBM mesin bantu umumnya diestimasi dari jam jalan, dan laporan memisahkan BBM terukur dan estimasi.

Dukungan apa yang didapat setelah instalasi?

Dukungan MANTRAZ tersedia 24/7.

Berapa potensi hemat BBM?

Tergantung kapal dan cara operasinya. MANTRAZ mengukur BBM per mesin dan mengaitkannya dengan voyage dan kondisi operasi, jadi Anda bisa melihat ke mana BBM terpakai dan bertindak berdasarkan data. Kami tidak menjanjikan persentase tertentu.

Apakah data kapal dibagikan ke pencharter?

Pencharter hanya mendapat akun GPS Viewer yang menampilkan posisi dan riwayat jejak kapal yang di-assign kepada mereka — tanpa data BBM, bunkering, atau laporan.

Bagaimana cara memulai atau melihat demo?

Minta demo lewat WhatsApp, atau login kalau Anda sudah menjadi pelanggan MANTRAZ.