Artikel

Flowmeter Coriolis Kapal: Mengukur BBM dari Massanya

Flowmeter coriolis kapal adalah salah satu instrumen yang dipakai di kapal untuk mengukur aliran fluida langsung berdasarkan massa, bukan volume. Ini sering dibahas ketika pemilik kapal ingin angka BBM yang tidak berubah-ubah hanya karena temperatur atau densitas BBM-nya berbeda, karena pengukuran massa tetap konsisten meskipun fluidanya berubah di sepanjang jalur.

Yang diukur flowmeter coriolis

Flowmeter coriolis mengalirkan fluida lewat tabung yang bergetar. Saat fluida melewati getaran itu, timbul efek puntir kecil pada tabung yang sebanding dengan massa yang lewat, bukan volumenya. Dari getaran yang sama, meter ini juga bisa menurunkan densitas fluida, dan sensor temperatur yang menyatu di badan meter melaporkan temperatur fluida di titik yang sama. Jadi satu instrumen melaporkan mass flow, densitas, dan temperatur sekaligus, dari satu titik pengukuran.

Kenapa massa penting untuk perhitungan BBM

BBM dibeli, dibakar, dan dilaporkan berdasarkan volume di banyak tempat, padahal volume berubah mengikuti temperatur: BBM yang lebih panas memuai dan memakan ruang lebih besar untuk jumlah BBM yang sama. Flowmeter yang hanya mengukur volume butuh koreksi terpisah untuk temperatur dan densitas sebelum angkanya berarti untuk perhitungan BBM. Pengukuran massa tidak punya masalah itu, karena massa tidak berubah saat BBM memuai atau menyusut. Karena itu pengukuran berbasis massa berguna di mana pun konsumsi BBM perlu dibandingkan antar kondisi, musim, atau rute tanpa angkanya bergeser karena alasan yang tidak ada hubungannya dengan berapa BBM yang benar-benar terbakar.

Tidak perlu jalur pipa lurus seperti tipe flowmeter lain

Beberapa teknologi pengukuran aliran butuh bagian pipa lurus yang panjang sebelum dan sesudah meter supaya profil alirannya cukup rata untuk dibaca dengan benar. Flowmeter coriolis mengukur langsung dari massa yang lewat di tabungnya sendiri, jadi tidak punya syarat pipa lurus yang sama, sehingga lebih mudah dipasang di jalur BBM yang sudah ada belokan, katup, atau ruang yang terbatas.

Posisi flowmeter coriolis di kapal

Di kapal, flowmeter coriolis bisa dipasang di jalur supply BBM, jalur return, jalur bunkering, atau jalur fluida lain yang membutuhkan massa, densitas, dan temperatur sekaligus dari satu pembacaan. Alat ini tidak terbatas untuk BBM saja; prinsip pengukurannya yang sama juga berlaku untuk fluida lain di kapal, di mana pun pembacaan berbasis massa lebih berguna daripada berbasis volume.

Data flowmeter coriolis di MANTRAZ

Di MANTRAZ, data flowmeter jadi salah satu sumber utama yang mengisi Fuel Monitoring System dan Bunkering Monitoring System. Mass flow, densitas, dan temperatur dari flowmeter sampai ke dashboard berdampingan dengan RPM, kecepatan, dan data mesin lain dari kapal yang sama, jadi angka konsumsi bertumpu pada pengukuran yang tidak perlu koreksi temperatur atau densitas terpisah di belakangnya.

Untuk melihat data flowmeter yang mengisi monitoring BBM dan bunkering pada kapal seperti milik Anda, minta demo MANTRAZ.